Media Hiburan dan Informasi

Bupati Trenggalek Tinjau Langsung Rapid Test Antigen Bagi Pengendara

RADIOBOSSFM.COM- Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin didampingi Kapolres Trenggalek AKBP. Doni Satria Sembiring beserta jajaran terkait terjun langsung memantau pelaksanaan operasi gabungan penegakan protokol kesehatan di perbatasan Trenggalek – Tulungagung, tepatnya di Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan, Kamis (24/12).

Dalam operasi gabungan ini Nur Arifin mengatakan, pertama adalah operasi yustisi untuk penegakan protokol kesehatan. Kemudian yang kedua memitigasi resiko penyebaran Covid-19 melalui pelaksanaan random sampling rapid antigen kepada para pelaku perjalanan yang masuk ke Kabupaten Trenggalek. Terutama yang memiliki tujuan menetap di Kabupaten Trenggalek beberapa waktu selama libur Natal dan Tahun Baru.

Dalam pelaksanaan rapid antigen kepada para pekaku perjalanan, Arifin mengatakan di lakukan secara kelompok  yang terdiri dari 50 orang dalam setiap kelompok.

“Ini fase pertama di pagi hari ini ada 20 orang yang masuk pengecekan, 17 diantaranya non reaktif dan 3 lainya masih menunggu hasil dan masih ada beberapa yang mengantri,” jelasnya.

Untuk pelaku perjalanan umum yang hasil test reaktif, Arifin menjelaskan mereka akan di lakukan karantina dan di pisahkan dari pelaku perjalanan yang lain. Sementara itu jika dalam satu kendaraan pribadi dan satu keluarga reaktif maka petugas akan memberikan opsi untuk kembali dan di lakukan karantina di kota asal atau karantina di fasilitas yang disediakan oleh Pemkab Trenggalek.

“Kita akan koordinasi, kalau lintas daerah akan koordinasi dengan daerah asal setempat mereka datang dari mana,” ungkapnya.

Dalam operasi ini Bupati Arifin menyampaika bahwai Pemkab Trenggalek menyiapkan 3.000 hingga 5.000 rapid test antigen bagi pelaku perjalanan yang masuk ke Kabupaten Trenggalek.

“Kita lihat dulu satu dua hari ini berapa prosentase sampling dengan yang reaktif. Jika persentase reaktif dalam satu dua hari ke depan semakin besar, maka akan dilakukan penambahan agar rapid test antigen semakin masif,” imbuhnya.

Bahkan bila angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek ini semakin besar, tidak menutup kemungkinan akan kembali dilakukan kebijakan seperti fase awal Covid di Trenggalek, yakni diberlakukanya lagi pembatasan wilayah.

Di saat yang sama, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru, Polres Trenggalek telah bekerjasama dengan pihak TNI yakni Kodim 0806 yang akan terus melakukan seca rutin. Khusus di malam Tahun Baru 2021, di katakan AKBP Doni akan menerjunkan personilnya di pusat-pusat keramaian dan objek wisata.

“Walaupun sudah ada Surat Edaran tapi tidak menutup kemungkinan masyarakat akan tetap memasuki area. Untuk itu kita stanbykan berikut juga dengan pos pengamanan khususnya di Kecamatan Watulimo,” Ungkapnya.

Berita Lainya