Media Hiburan dan Informasi

Dishub Trenggalek Berhasil Kelola PJU, Komisi III DPRD Nganjuk Lakukan Studi Banding

RADIOBOSSFM.COM, Trenggalek- Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek penuhi undangan DPRD Trenggalek yang mendapat kunjungan dari Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk, Senin (25/1).

Kunjungan Komisi III DPRD Nganjuk ini dalam rangka studi banding terkait keberhasilan Trenggalek dalam melakukan sistem penataan maupun pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek, Sigid Agus Hari Basoeki saat ditemui di gedung DPRD Trenggalek mengatakan, kunjungan Komisi III DPRD Nganjuk ini sudah yang kesekian kalinya dari beberapa daerah lain yang sebelumnya juga datang ke Trenggalek. 

“Dari Jawa Tengah ada dari Sleman, dari Jawa Timur justru anehnya dari Kabupaten kota – kota besar seperti Malang, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro,” ujar Sigid.

Kedatangan mereka dari berbagai daerah ke Trenggalek, lanjut Sigid, karena mereka mempunyai persoalan yang sama dalam hal penataan dan pengelolaan PJU. Sementara Trenggalek sudah lebih dulu menemukan solusinya.

“Bukan kami merasa hebat, tapi solusi yang sudah kita temukan dan kita sepakati bersama sama ini, kami hanya ingin berbagi. Supaya siapapun yang mengelola anggaran negara bisa melaksanakan dengan prinsip – prinsip efisiensi tetapi hasilnya optimal,” paparnya.

Kepada Komisi III DPRD Nganjuk, Sigid mengaku memaparkan proses keberhasilannya dalam pengelolaan PJU. Diantaranya  Dishub Trenggalek yang saat ini sudah menerapkan smart lighting system. Hal lainnya yaitu tentang perhitungan rekening tagihan yang harus dibayarkan ke pihak PLN.

“Dulu rata -rata tagihan itu 900 Juta lebih perbulan. Pernah kalau hari raya dan tahun baru itu sampai satu Miliar lebih,” terang Sigid.

Lebih lanjut Sigid mengatakan, dari jumlah tagihan listrik PLN yang tinggi, menjadi tantangan tersendiri bagi Dishub. Untuk itu pihaknya secara bertahap melakukan perombakan sistem pengelolaan dengan melibatkan berbagai pihak. Kerja keras Dishub ini akhirnya membuahkan hasil menggembirakan, yang mana bisa menghemat tagihan rekening PLN hingga ratusan juta perbulan.

“Alhamdulillah masuk 2017 dari rata – rata sebelumnya 980 Juta itu bisa kita dirasionalisasikan,  diefisiensikan menjadi 600 Jutaan perbulan,” ujar Sigid.

Kepala Dishub Trenggalek ini juga mengatakan, pada saat yang sama penerimaan pajak dari penerangan jalan mengalami peningkatan sebesar Rp1,1 miliar hingga Rp1,3 miliar. Sigid mengaku tidak mengetahui secara rinci karena uang penerimaan pajak PJU ini langsung masuk ke kas daerah Kabupaten Trenggalek.

Tagihan yang mengalami penurunan serta meningkatnya penerimaan pajak penerangan jalan, hal ini kata Sigid bisa di jadikan pembanding. Karena sebelumnya tagihan rekening listrik yang justru lebih tinggi dari pajak yang diterima. Namun sekarang bisa sebaliknya, yang dipergunakan untuk membayar PJU saat ini hanya 62 persen dari pajak yang diterima Kabupaten.

Dengan semakin bertambahnya kawasan yang perlu dilengkapi fasilitas penerangan, tahun ini Pemkab Trenggalek menaikkan anggaran dari rata rata Rp760 juta perbulan menjadi Rp800 juta perbulan. Untuk itu Dishub Trenggalek berkeinginan di semua kawasan prioritas nantinya bisa mendapatkan penerangan.

“Yang pertama kawasan rawan laka, kawasan rawan kriminalitas, serta kawasan yang menuju ke kawasan wisata, pusat ekonomi, industri masyarakat, pasar juga tempat tempat pelayanan umum lainya” ungkap Sigid.

Berita Lainya