RADIOBOSSFM.COM
Take a fresh look at your lifestyle.

Dorr! Maling Motor, Dua Residivis di Tembak Polisi

RADIOBOSSFM –  Trenggalek- Satreskrim Polres Trenggalek berhasil meringkus dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor. Dua orang pelaku di tangkap petugas di salah satu warung di desa Mboro Kecamatan Kedungwaru Tulungagung. Pelaku adalah Agus Miftahudin warga jalan Babadan Rukun No 57 Kelurahan Dupak, Kecamatan Rembang, Kota Surabaya dan Muhammad Yoyon warga Desa Mboro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung

Aksi pencurian terjadi pada hari Selasa (18/12/2018) sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban yaitu Didik Prasetyo yang juga seorang PNS, warga Desa Tumpuk, Kecamatan Tugu, Trenggalek memarkir kendaraan berupa sepeda motor Suzuki Satria AG 4815 ZW di halaman parkir Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek. Pada saat akan pulang sekira pukul 16.30 WIB korban mendapati kendaraan tidak ada di tempat. Menyadari motornya hilang, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS membenarkan penangkapan tersebut. Keduanya di tangkap di wilayah Tulungagung. Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas menghadiahi timah panas, karena tersangka ketika akan ditangkap berusaha melawan petugas dan melarikan diri.

“Benar kedua tersangka ranmor berhasil kita tangkap, keduanya residivis dengan kasus yang sama. Peran mereka berbeda, Agus sebagai eksekutor dan Yoyon sebagai joki. Untuk saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan petugas guna proses hukum lebih lanjut,” ucap Didit, Kamis (20/12/2018).

Selain pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti, diantaranya satu lembar foto copy BPKB dan sepeda motor Suzuki Satria serta satu unit sepeda motor CB 125 milik tersangka dan satu buah tas yang disita dari tersangka. Modus pelaku dalam melancarkan aksinya, AKBP Didit menuturkan, yaitu dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor dengan kunci palsu atau kunci T.

AKBP Didit menambahkan, dari kedua tersangka di ketahui sebagai seorang residivis. Agus merupakan residivis pelaku curat sebanyak dua kali, terakhir kali masuk lapas Trenggalek tahun 2009 dengan vonis 7 tahun penjara. Sedangakan Yoyon juga residivis curat dua kali, terakhir masuk lapas Trenggalek tahun 2016 denag vonis 10 tahun penjara.

Jika terbukti, kedua tersangka, akan dijerat pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkas AKBP Didit.

Berita Lainya

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.