Media Hiburan dan Informasi

DPRD Trenggalek Gelar Rapat Paripurna, Bahas Pemberhentian Jabatan Bupati Moch Nur Arifin

RADIOBOSSFM.COM, Trenggalek- DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat paripurna yang membahas dua agenda sekaligus. Pertama, pengumuman tentang hasil penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek terpilih dalam pemilihan serentak lanjutan tahun 2020 oleh KPU Kabupaten Trenggalek. Kedua,  pengumuman tentang masa akhir jabatan Bupati Trenggalek Tahun 2020 – 2021. Rapat paripurna digelar secara daring melalui video conference di ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Selasa (26/1).

Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam mengatakan, dari dua agenda rapat paripurna ini dalam rangka mematuhi Undang Undang No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dan juga Undang Undang No.10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Kepala Daerah.

“Dimana salah satu disitu disebutkan setelah KPU mengumumkan dan menetapkan hasil rekapitulasi Pilkada, maka lima hari sejak itu DPRD menyampaikan pengumuman dalam rangka paripurna,” paparnya.

Samsul Anam juga menjelaskan dalam rapat paripurna ini Bupati terpilih Mochamad Nur Arifin tidak hadir secara langsung di DPRD Trenggalek karena pertimbangan kesehatan. Nur Arifin mengikuti rapat secara daring melalui video teleconfrence.

Untuk tahapan selanjutnya, lanjut Samsul Anam, pihaknya dalam hal ini DPRD Trenggalek dengan surat surat dari KPU, serta hasil keputusan pengumuman dari rapat paripurna, kemudian mengusulkan kepada Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur melalui wakil dari dari Pemerintah Pusat . Tahapan ini  yakni untuk mengesahkan dan menetapkan sekaligus membuat surat keputusan penetapan Calon Bupati menjadi Bupati Trenggalek periode 2021 – 2024 sebagaimana yang telah diatur dalam Undang.

“Pemberhentiannya ya sejak nanti sudah dilantik menjadi Bupati baru, maka turun  pemberhentian untuk Bupati pada periode sebelumnya. Ini kan proses,” pungkas Ketua DPRD Trenggalek.

Berita Lainya