Media Hiburan dan Informasi

Heboh ! Temuan Benda Kuno Zaman Dinasti Ming di Panggul Trenggalek

RADIOBOSSFMSejumlah benda cagar budaya (benda kuno) yang diperkirakan merupakan benda peninggalan pada masa Dinasti Tang dan Ming ditemukan di Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Peninggalan benda sejarah dua dinasti china yang diperkirakan pada masa Kerajaan Majapahit itu ditemukan di areal persawahan oleh Sukarni, Warga RT 14/RW 05 Dusun Jatigambang Desa Gayam Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Gerabah atau benda benda asal cina tersebut yang hampir semuanya terbuat dari keramik. Di antaranya berbentuk mangkuk, guci kecil untuk minum, cupu, uang logam atau yang biasa di kenal uang gobok, dan aneka peralatan rumah tangga lainnya.

Dari adanya penemuan tersebut, Kepala Disparbud Trenggalek Joko Irianto, Rabu, (30/01) mengatakan, pihaknya kini masih menunggu penelitian lebih lanjut dari arkeolog.

Menurut penjelasan Joko, benda-benda itu ditemukan Sukarni, warga Desa Gayam, Kecamatan Panggul, di sebuah lahan persawahan saat ia mengolah tanah untuk membuat bata merah. Dari temuan benda langka itu kemudian Sukarni membawanya pulang ke rumah. Kabar penemuan benda tersebut tersebar dari mulut ke mulut dan hingga akhirnya sampai ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.

Diperkirakan benda tersebut dibawa dari saudagar Cina ke wilayah Kecamatan Panggul sekitar tahun 1.400-an, atau masa pemerintahan Kerajaan Majapahit.

Asumsi itu mengacu adanya runutan sejarah hubungan diplomasi antara Kerajaan Majapahit dengan kerajaan yang berasal dari Cina.

Sehingga untuk lanjutan penelitian, saat ini Disparbud akan membuatkan surat laporan resmi yang nantinya ditunjukan kepada bupati juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Jawa Timur, Balai Arkeologi Yogyakarta, dan Balai Pelestarian Benda Cagar Budaya (BPCB) Jatim.

” Dari situ akan dilakukan penelitian lanjutan apakah wilayah tersebut perlu dilakukan eskavasi atau tidak,” tutur Joko.

Sementara itu Kepala Seksi Pelestarian Tradisi Sejarah dan Cagar Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Agus Prasmono mengatakan, belum diketahui secara pasti melalui jalur mana benda kuno dari dua Dinasti China tetsebut berada di Kecamatan Panggul. Namun berdasarkan historis, Kecamatan Panggul dulunya adalah pusat kota di masa penjajahan Kolonial Belanda. Kondisi ini terlihat berdasarkan bangunan sejarah yang ada di Kecamatan Panggul.

Agus memprediksi, besar kemungkinan benda benda tersebut dulunya di bawa oleh saudagar cina melalui jalur laut. Namun demikian pihaknya masih menunggu penelitian lebih lanjut dari Arkeolog dan BPCB.

Masih menurut Agus, berdasarkan cerita memang di Kecamatan Panggul pada zaman Kolonial Belanda diyakini merupakan sebuah perkampungan multietnis, yaitu perpaduan antara penduduk lokal, Belanda hingga penduduk China yang diyakini pernah berada di sana.

Berita Lainya