Media Hiburan dan Informasi

Insiden Pelemparan Molotov Kerumah Warga, Polisi Bekuk Lima Tersangka

RADIOBOSSFM.COM– Jajaran Kepolisian Resort Trenggalek berhasil mengamankan lima orang pemuda pelaku yang diduga kuat telah melakukan pelemparan molotov di dua rumah warga di desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Setelah melalui rangkaian penyelidikan dan di dukung keterangan para saksi serta Olah TKP, petugas berhasil mengamankan lima orang pemuda yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari kelima tersangka tersebut yakni RTS 19 tahun, DNH 22 tahun, VC 23 tahun, FVA 28 tahun, serta GS yang di ketahui masih di bawah umur. Kelima tersangka tersebut yang semuanya merupakan warga Kecamatan Pogalan.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring menyampaikan, dari penangkapan kelima pelaku tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya sepeda motor yang diduga dipergunakan untuk melakukan pelemparan bom molotov saat menjalankan aksinya, serta barang bukti lain dari korban.

AKBP Doni menerangkan, dalam menjalankan aksinya, kelima tersangka mempunyai peran masing-masing yang berbeda. Untuk inisial GS, RTS,FVA melakukan pelemparan di TKP pertama, yakni di rumah Heri Sulistiawan yang dilakukan dari pagar rumah. 

Sedangkan di TKP kedua, DNH dan VC menjalankan aksinya di rumah Musnan. Di TKP kedua ini, dari ulah kedua pelaku hingga mengakibatkan putri dari Misnan mengalami luka bakar dibagian kaki kanannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini terjadi pada tanggal 9 September 2020 sekira pukul 02.30 Wib yang lalu dan sempat menggegerkan warga setempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa korban pada saat itu sedang tidur bersama kedua orang tuanya, kakak dan adiknya diruang tamu beralaskan tikar.

Tanpa diketahui penyebabnya, tiba-tiba terjadi pelemparan molotov yang mengakibatkan kaca jendela rumah pecah, tikar, keset, helm, tirai pintu kamar, dan tirai jendela terbakar. Sedangkan pada korban yang teluka segera dilarikan ke puskesmas  terdekat.

Sebelumnya, kejadian yang sama juga terjadi di rumah warga setempat lainnya namun tidak ada korban jiwa maupun yang terluka. Hanya teras rumah korban terbakar.

Ditambahkan AKBP Doni, dari hasil penyidikan sementara oleh petugas, motif dari kelima pelaku dikarenakan ada unsur dendam kepada korban. Sedangkan untuk bom molotov yang di gunakan dalam menjalankan aksinya, dari hasil penyelidikan petugas di dapat tersangka dari warung yang tidak jauh dari TKP dengan jenis bahan bakar premium.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka akan di jerat dengan pasal 187 ke 1e Subs 170 (1) KUHPidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHPidana  Jo Pasal 56 ke 1e KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. 

Berita Lainya