RADIOBOSSFM.COM
Take a fresh look at your lifestyle.

Kapolres Trenggalek Bersama Pjs. Bupati Tinjau Jembatan Ambrol di Desa Pandean

RADIOBOSSFM.COM- Akibat curah hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur selama lebih dari 10 jam pada Rabu sore Pukul 16.00 WIB hingga Kamis dini hari, menyebabkan salah satu jembatan di Desa Panden Kecamatan Dongko ambrol. Jembatan yang merupakan akses utama antar dusun sekaligus jalan pintas menuju Kecamatan Munjungan ini putus total, sehingga tidak dapat dilewati kendaraan roda 4 maupun roda 2.

Mendapat laporan dengan adanya akses jembatan yang putus, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. bersama Pjs. Bupati Trenggalek Drs. Benny Sampirwanto,M.Si. turun langsung untuk meninjau ke lokasi, Kamis, (5/11).

Hujan lebat yang berlangsung hingga dini hari mengakibatkan beton penyangga jembatan terkikis oleh derasnya arus air sungai hingga membuat jembatan ambrol

Saat dikonfirmasi AKBP Doni mengatakan, curah hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa minggu terakhir, di tambah  geografis Kabupaten Trenggalek yang mayoritas pegunungan dan perbukitan serta badan sungai yang tak mampu menampung volume air, seringkali menyebabkan banjir dan tanah longsor. Untuk itu AKBP Doni berpesan agar senantiasa mewaspadai dengan adanya potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja. Sekaligus ia mengaku sudah menginstruksikan kepada jajaranya untuk senantiasa siaga dan memberikan respon cepat apabila terjadi bencana.

“Kami sudah instruksikan kepada jajaran agar mewaspadai potensi bencana alam yang mungkin terjadi. Respon cepat dan segera turun kelapangan membantu evakuasi warga. Untuk tingkat Polres kita siagakan Satgas bencana yang bisa digerakkan sewaktu-waktu dengan perlengkapan yang ada.” tutur AKBP Doni.

Sementara itu terkait dengan insfratuktur, pihak Pemkab Trenggalek menyatakan akan segera membangun jembatan darurat sambil menunggu rencana perbaikan jembatan dimulai. Sehingga jalan yang merupakan akses utama warga dapat segera dilalui kembali dengan aman.

Dari pihak Kepolisian, lanjut AKBP Doni telah mengambil langkah-langkah pencegahan dengan memasang rambu-rambu peringatan dan berkoordinasi baik dengan pemerintah desa maupun tingkat Kabupaten.

Kepada masyarakat, pihaknya mengimbau agar tetap waspada dan hati-hati. Jika terjadi bencana alam segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat untuk tindak lanjut maupun proses evakuasi.

Berita Lainya