Media Hiburan dan Informasi

Kota Kripik Tempe Kembali Zona Merah, Wagub Emil Langsung Kunjungi Trenggalek

RADIOBOSSFM.COM, Trenggalek- Kabupaten Trenggalek yang saat ini kembali menjadi zona merah atau daerah dengan resiko tinggi Covid-19, mendapat perhatian khusus dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, dengan melakukan kunjungan ke Trenggalek, Sabtu (23/1/2020).

Wagub Jatim yang juga Mantan Bupati Trenggalek ini mengaku kaget setelah mengetahui bahwa Trenggalek kembali masuk zona merah. Untuk itu pihaknya di Pemprov Jatim segera melakukan koordinasi dengan Pemkab Trenggalek untuk bersama – sama melakukan penanganan.

“Saya mendengar Trenggalek masuk zona merah kaget juga, tentunya semuanya menyadari dalam situasi seperti ini seluruh elemen masyarakat Trenggalek harus turun tangan bersama- sama,” ungkap Emil.

Emil menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke Trenggalek kali ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan memberikan bantuan berupa beberapa peralatan penunjang medis. Meski bantuan ini oleh Emil dianggap belum memadahi, namun ia berharap bisa membantu dalam penanganan Covid -19 di Kabupaten Trenggalek.

Wagub Jatim ini juga mengimbau khususnya untuk wilayah Kecamatan Watulimo. Mengingat di wilayah ini terdapat cafe yang cukup banyak sehingga dengan dibatasinya jam operasional cafe di masa PPKM ini semua pihak diharapkan bisa taat pada aturan yang berlaku.

“Dibatasi jam malem itu bukan untuk menutup pencaharianya temen temen, karena masih boleh buka sebenarnya, tetapi di batasi jamnya,” Ujarnya.

Pembatasan jam malam ini menurut emil adalah untuk menghindari mudhorot dari cangkrukan atau begadang malam di masa pandemi yang berpotensi menjadi penyebab penyebaran Covid-19.

“Kita harapkan bahwa tetep usaha-usaha UMKM kuliner masih bisa beroperasi, dan kita kembalikan ke Pemkab sebenarnya bisa sampai jam 8 malem,” papar Emil.

Ia juga mengatakan bahwa dalam situasi saat ini penting untuk menjalin kerjasama dari semua pihak. Dalam hal ini lanjut Emil, dirinya akan menemui beberapa tokoh sekaligus melihat respon dari masyarakat saat pemberlakuan PPKM. 

Diperlukanya sosialisasi terkait kebijakan pemberlakuan PPKM yang menurut Emil masih terjadi kekawatiran di masyarakat yang menganggap aturan tersebut sebagai pemberhentian aktivitas.

“Padahal saat ini kita lagi  mencari keseimbangan sebenarnya, pandemi masih ada, vaksinasi membawa harapan, tetapi ada masa kita berproses,” terangnya.

Di Jawa Timur sendiri kata Emil, saat pemberlakuan PPKM, trend kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 mulai melandai. Namun menurutnya bukan berarti tidak ada lagi kasus baru, tetapi angka harian dalam kisaran yang relatif melandai. Untuk itu Emil menekankan untuk bersama sama mempertahankan keseimbangan ini demi menekan angka kasus Covid-19. 

Terkait dengan vaksinasi di Jawa Timur setelah Surabaya dan Gresik, Emil mengatakan untuk Kabupaten Trenggalek sudah masuk diantara 38 Kab/Kota di Jawa Timur yang sudah ada alokasinya berdasarkan Surat Edaran(SE) Dirjen P2PM Kementerian Kesehatan. Dengan demikian, Kabupaten Trenggalek yang dinilai sudah ada kesiapan – kesiapan termasuk telah dilatihnya para vaksinator,  bisa jadi vaksinasi akan dilakukan lebih cepat sebelum Februari 2021.

“Jadi tidak serta merta menunggu Februari, kemarin setelah ada pembenahan sistem bisa dilaksanakan lebih awal,” pungkasnya.

Berita Lainya