RADIOBOSSFM.COM
Take a fresh look at your lifestyle.

Pembatasan Wilayah Resmi di Cabut, 3 Check Poin di Tutup

RADIOBOSSFM.COM– Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, secara resmi melakukan pencabutan kebijakan pembatasan wilayah di Kabupaten Trenggalek, Senin (14/9/2020).

Meskipun pembatasan wilayah kini sudah resmi di cabut, namun begitu Bupati menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek tetap tidak akan melonggarkan penanganan terhadap Covid-19.

Dengan di cabutnya kebijakan pembatasan wilayah yang selama ini di terapkan, tiga titik check point yang berada di jalur utama perbatasan Trenggalek otomatis ditiadakan. Selain check point, sekitar 40 jalan alternatif di berbagai wilayah perbatasan yang sebelumnya di lakukan penutupan kini kembali dibuka.

Namun begitu, Bupati Nur Arifin mengingatkan bahwa hal itu bukan berarti melonggarkan kewaspadaan terhadap penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek. Akan tetapi bergeser untuk lebih di fokuskan pada disiplin wilayah.

Masih menurut Bupati, dengan di cabutnya kebijakan pembatasan wilayah ini, setelah di lakukan kajian epidemiologi, yang mana Kabuoaten Trenggalek saat ini berada pada Zona Kuning atau resiko penyebaran rendah.

Bupati Arifin menjelaskan, berdasarkan laporan terakhir, sudah tidak ada lagi pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Dari hal itu menunjukkan bahwa kasus Covid-19 di Trenggalek cukup terkendali. Meski begitu, Satgas di tingkat Desa diminta untuk tetap intensif dalam memantau di  wilayahnya masing-masing. 

“Langkah penanganan dari pembatasan wilayah digeser menjadi disiplin wilayah, sesuai INPRES Nomor 6 Tahun 2020, bagi yang tidak mematuhi akan dilakukan langkah penegakan baik berupa sanksi denda sesuai dengan peraturan yang ada,” tegas Bupati Nur Arifin.

Bupati Trenggalek beserta jajaran Forkopimda menggelar apel bersama pihak terkait di check point Durenan, Senin (14/9/2020).
Bupati Trenggalek beserta jajaran Forkopimda menggelar apel bersama pihak terkait di check point Durenan, Senin (14/9/2020).

Alasan pencabutan kebijakan tersebut, menurut Bupati, diantaranya adalah Pemkab Trenggalek berupaya untuk lebih fokus pada pemulihan ekonomi, namun dengan memastikan pandemi tetap terkendali.

“Kita fokuskan ke Desa, sehingga fokusnya bisa lebih efektif dan efisien serta menerapkan operasi yustisi sesuai himbauan Pak Presiden dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tuturnya.

Menindak lanjuti pencabutan pembatasan wilayah, Bupati Trenggalek beserta jajaran Forkopimda menggelar apel bersama pihak terkait di check point Durenan. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta dinas terkait segera memperbaiki akses jalan yang rusak akibat pemberlakuan check point sehingga menunjang pemulihan ekonomi di masyarakat maupun sektor pariwisata

Berita Lainya