Media Hiburan dan Informasi

Peringati HUT Korpri, Emil Dardak : Anggota KORPRI Harus Memiliki Karakter Dasar Sebagai Birokrat Yang Melayani

bossfm917.com, TRENGGALEK- Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc menjadi inspektur Upacara  pada peringatan HUT KORPRI ke 47,  HUT PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018. Acara di gelar  di Alun-alun Trenggalek, Kamis (29/11/2018). Upacara yang di hadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), Guru, TNI dan anggota Polri di Trenggalek.

Dalam kegiatan ini sekaligus di lakukan penyerahan  penghargaan dari pemkab Trenggalek kepada Guru dan Siswa berprestasi dari berbagai macam perlombaan mulai di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional ditahun 2018.

Bupati Trenggalek, Emil Dardak, dalam pidatonya memberikan dorongan kepada anggota KORPRI untuk menjadi insan yang melayani, bekerja dan menyatukan bangsa. Menurut Emil , semakin ke depan harapan masyarakat terhadap kualitas layanan publik akan semakin tinggi. Hal itu tentunya perlu komitmen tinggi dari seluruh anggota KORPRI dalam memenuhi harapan tersebut.

“Anggota KORPRI harus memiliki karakter dasar sebagai birokrat yang melayani. Gen sebagai pelayan masyarakat harus ditanamkan kuat-kuat dalam hati sanubari dan diwujudkan menjadi perilaku yang melayani,” terang Emil.

Bupati Emil juga menyampaikan bahwa anggota KORPRI tidak boleh lagi menyelesaikan masalah saat ini dengan cara-cara masa lalui.  “Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan cara-cara kekinian yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak luas dan berjangka panjang,” ungkapnya.

 

Sementara itu Kabid  TKSD PGRI Kabupaten Trenggalek, Munib, mengatakan, di HUT KORPRI ke 47,  HUT PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018 dengan tema “Guru sebagai penggerak perubahan di era reformasi industri 4.0”.

“tema ini menjadi tantangan bagi Guru di Trenggalek dalam rangka lebih meningkatkan profesionalismenya, khususnya di bidang IT.” ujar Munib.

Munib menambahkan, salah satu kado di hari Guru ini yaitu dengan adanya Permen no. 10 Tahun 2018, berkaitan dengan petunjuk teknis TPP, bahwa ada tiga hal yang menjadi atensi pemerintah dalam memberikan kemudahan, untuk memberikan kesejahteraan. “Di antaranya kalau dulu itu apabila ada Guru yang ada ijin yang resmi, maka Guru tetap mendapatkan kesejahteraan,” ujar Munib.

Di konfirmasi terkait kwalitas Guru di Trenggalek, Munib mengaku bahwa kwalitas Guru Trenggalek tidak kalah dengan yang lainnya. Hal tersebut terbukti dari beberapa even yang di selenggarakan oleh pemerintah Pprovinsi ataupun Pusat, Trenggalek selalu mendapatkan juara.

” Terbukti kemarin ketika ada lomba terkait festival dan lain sebagainya, Trenggalek mendapatkan juara satu di tingkat Provinsi. Kemudian di lanjutkan di tingkat Nasional, Trenggalek juga menjadi juara,” pungkasnya.

 

 

 

Berita Lainya