RADIOBOSSFM.COM
Take a fresh look at your lifestyle.

Polemik MCK, Pedagang di Pantai Simbaronce Gelar Hearing Dengan DPRD Trenggalek

bossfm917.com, TRENGGALEK– Pendirian fasilitas umum  MCK oleh oknum pedagang di pantai Simbaronce Kecamatan Watulimo berujung memicu kecemburuan pada pedagang lain.

Dengan adanya konflik diwilayah wisata Simbaronce tersebut, Rabu (03/10/2018) sekitar 80 an pedagang yang ada di seputaran Pantai Simbaronce, melalui perwakilan sekitar 20 orangpuluhan pedagang mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek untuk menyuarakan aspirasi terkait penertiban beberapa fasilitas MCK yang didirikan oleh oknum pedagang secara ilegal, yang di nilai melanggar kesepakatan.

Dalam hearing di gedung DPRD  Trenggalek, Selain di sambut oleh anggota DPRD, hadir pula perwakilan dari pihak-pihak terkait diantaranya sekretaris Dinas Pariwisata, Satpol PP, Kepolisian dan TNI.

Joko, selaku kordinator perwakilan pedagang mengungkapkan jika mereka datang hanya untuk menyampaikan keluhan dari teman-teman pedagang yang selama ini merasa didiskriminasikan. ” Kami dengan 20 teman lain perwakilan dari pedagang hanya ingin solusi. Jangan ada diskriminasi perlakuan. Jika mau ditertibkan, semua juga harus ditertibkan termasuk MCK. Tidak ada lagi MCK yang dikomersialkan secara perseorangan, dan biar adil pengelolaan fasilitas umum (fasum) diambil alih oleh pemerintah” ujar Joko.

Dalam Hearing atau dengar pendapat, Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek , Mugianto mengatakan ”  disini kami sebagai perwakilan dari rakyat hanya memfasilitasi dalam mencari titik temu dan solusi. Bukan kapasitas kami untuk membuat keputusan atau pun intervensi, itu ranahnya eksekutiv atau pemerintah daerah, ”

Kang Obeng, sapaan akrab dari Mugianto, usai gelar hearing dengan perwalilan pedagang, kepada awak media mengatakan dulu ada kesepakatan awal antar pedagang dikawasan wisata Pantai Simbaronce kalau pedagang dilarang membangun MCK untuk kepentingan komersial.
“Namun, seiring perkembangan waktu ada 5 pedagang yang telah membangun MCK sehingga memunculkan gesekan diantara para pedagang, ”

Sementara itu, Sekretaris Disparbud Trenggalek Sunyoto mengatakan, pada prinsipnya telah ada kesepakatan antara disparbud dengan pedagang untuk menjaga keindahan Pantai Simbaronce dengan penertiban MCK.
Namun terkait penertibannya dilakukan secara bertahap, agar wisatawan yang berkunjung tidak kesulitan untuk mencari MCK. Nantinya fasum terkait MCK akan difasilitasi oleh pemerintah. Namun pembangunannya tidak serta-merta langsung dilaksanakan karena perlu dilakukan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

 

Berita Lainya

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.