RADIOBOSSFM.COM
Take a fresh look at your lifestyle.

Polres Trenggalek Bekuk Pelaku Pecuri Uang SPBU Nglongsor

RADIOBOSSFM.COM- Sempat menjadi buron, Satreskrim Polres Trenggalek akhirnya berhasil membekuk komplotan pelaku pencurian yang terjadi di SPBU Nglongsor Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek pada 12 Oktober 2020 lalu.

Salah seorang pelaku yakni Reno Wahira (24), Warga Rejang Lebong, Bengkulu, terpaksa di hadiahi timah panas oleh petugas di kedua kakinya, karena berusaha melarikan diri saat di lakukan penangkapan di salah satu hotel di Yogjakarta, Sabtu (7/11/2020).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, dalam konferensi pers di Mapolres Trenggalek, Senin, (9/11), membenarkan terkait adanya peristiwa tersebut.

“Iya benar, tim Satreskrim Polres Trenggalek telah menangkap seorang tersangka RW asal Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.” Ungkap AKBP Doni.

AKBP Doni mengatakan, Dalam peristiwa tersebut, selain RW yang berperan sebagai eksekutor, terdapat tiga tersangka lainnya, yakni DFS warga Kecamatan Sindang Dataran yang berperan sebagai Joki yang saat ini telah diamankan dan ditahan di Polres kediri. TS, warga Rejang Lebong Bengkulu bertindak sebagai pengalih perhatian dan mengawasi korban, saat ini juga sudah diamankan oleh jajaran Polres Tulungagung. Sementara satu orang lagi yang statusnya DPO dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Satu orang lagi AS asal Bengkulu. Perannya sebagai pengalih perhatian korban, masih dalam proses pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO” Ujar AKBP Doni.

Dari hasil penyelidikan Polisi , diketahui kompolotan ini juga telah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi. Diantaranya di SPBU Tugu Trenggalek, pencurian uang nasabah di SPBU Ngronggo Kota Kediri serta pencurian uang nasabah bank BCA di Kota Kediri, Kota  Blitar, Gondang Legi Malang, Pasuruan dan Kediri.

Masih kata AKBP Doni, persitiwa Curat itu sendiri terjadi tanggal 12 Oktober 2020 yang lalu. Pelaku datang di SPBU Nglongsor menggunakan 2 Sepeda Motor dengan cara berboncengan. DFS yang mengendarai Sepeda Motor Suzuki Satria berhenti di sebelah mesin pengisian BBM nomor 2 dan berpura-pura hendak mengisi BBM dengan cara membuka jok motornya.

Tersangka RW yang dibonceng dengan cepat mengambil kunci kotak penyimpanan uang yang ditaruh di atas kotak tersebut kemudian mengambil uang sejumlah Rp 42.204.700,-  yang merupakan hasil penjualan BBM.

Sedangkan tersangka TS dan AS yang menggunakan Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX berhenti di mesin pengisian BBM nomor 1 dan berpura-pura hendak mengisi BBM sambil menunggu temannya yang mengambil uang tersebut. Setelah berhasil, mereka langsung kabur dengan cepat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal 363 ayat 2  KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara. (pit)

Berita Lainya