Media Hiburan dan Informasi

Rekanan Tak Dibayar Penuh, Kepala Dinas PUPR : Kalau Mau Dibayar Penuh Harus Sesuai Spesifikasi

RADIOBOSSFM.COM, Trenggalek- Tidak sesuai standart mutu dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek mengambil tindakan tegas dengan tidak mebayar rekanan penyedia jasa pekerjaan konstruksi secara penuh.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek, Ramelan, saat di konfirmasi mengungkapkan terdapat empat pekerjaan konstruksi pengadaan langsung yang tidak di bayar secara penuh. Hal itu dikarenakan hasil dari pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan.

“Jadi berdasarkan hasil lab yang telah kami lakukan, ke empat pekerjaan itu tidak sesuai spek. Dan itulah alasan kami tidak mau membayar secara penuh pada mereka,” ungkap Ramelan ketika di temui di ruang kerjanya, Selasa (5/1).

Dalam keteranganya Ramelan menjelaskan, dari keempat pekerjaan konstruksi tersebut tersebar di tiga kecamatan yakni Kampak, Gandusari dan Bendungan. Untuk yang di Kecamatan Kampak, pekerjaan konstruksi berada di desa Ngadimulyo dan desa Timahan.

Dari ke empat pekerjaan konstruksi tersebut Ramelan menjelaskan seluruhnya melakukan pekerjaan berupa rabat jalan. Dengan nilai anggaran dari masing-masing pekerjaan adalah 160 juta untuk pekerjaan konstruksi di desa Ngadimulyo. Kemudian 130 juta untuk pekerjaan konstruksi di desa Timahan, 167 juta untuk pekerjaan konstruksi di kecamatan Bendungan dan 90 juta untuk pekerjaan konstruksi di Kecamatan Gandusari.

“Untuk pekerjaan konstruksi di Bendungan kami bayar 13 persen, Ngadimulyo 37 persen, Timahan 5,3 persen dan Gandusari 33 persen,” pungkas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek ini.

Berita Lainya