RADIOBOSSFM.COM
Take a fresh look at your lifestyle.

Sambangi Trenggalek KPK Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi

bossfm917.com, TRENGGALEK- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sambangi Trenggalek Kamis (29/11/2018). Kehadiran KPK kali ini untuk berbagi pemahaman terkait dengan gratifikasi yang telah menjerat banyak pejabat Pemerintah di berbagai daerah. Poin penting yang sosialisasikan di antaranya pengendalian gratifikasi bagi di lingkup Pemkab Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak sangat mengapresiasi kehadiran Deputi Pencegahan KPK ke Trenggalek. Emil mengatakan, banyaknya kalangan yang terjerat kasus dapat dimungkinkan karena kurangnya pemahaman akan gratifikasi.

“Tidak semua pemberian kepada pejabat Pemerintah atau penyelenggara Negara itu gratifikasi. Dengan sosialisasi dari Deputi Pencegahan KPK ini kita harapkan ada pemahaman yang tepat dari pejabat dan penyelenggara Negara, sehingga dapat terhindar dari jeratan kasus gratifikasi ini,” tutur Emil.

Sebagai bentuk komitmen PemkabTrenggalek dalam upaya pencegahan gratifikasi, pada kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan komitmen pengendalian gratifikasi oleh pimpinan daerah terkait pengendalian gratifikasi perangkat daerah, serta pengendalian gratifikasi asosiasi penyedia barang dan jasa.

Penandatanganan komitmen  di saksikan langsung oleh perwakilan Deputi Pencegahan KPK, Spesialis Muda Direktorat Gratifikasi, Andhina Rizkyta Putri dan Yolanda Angelina Setiawati.

Salah satu narasumber KPK, Andhina Rizkyta Putri yang memberikan pemahaman terkait pengendalian gratifikasi dilingkungan pemerintah daerah menjelaskan, spesifik potensi serta kerawanan gratifikasi ilegal bisa terjadi pada pejabat di lingkungan pemerintah selaku penyelenggara negara. Menurutnya pejabat daerah harus memahami betul mana gratifikasi yang wajib dilaporkan dan mana gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan.

“Harapannya kedepan Pemkab Trenggalek semakin paham bahwasanya ada dua kategori gratifikasi, yaitu ada yang wajib lapor dan ada yang tidak wajib lapor. Jadi Pemkab Trenggalek dan para ASN yang ada didalamnya tidak perlu takut bahwasanya tidak semua pemberian itu harus dilaporkan. Dan juga pelapor gratifikasi itu bukan suatu hal yang negatif, tapi itu sebagai salah satu contoh pahlawan dalam hal pencegahan korupsi dibidang gratifikasi,” pungkasnya

Berita Lainya

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.