RADIOBOSSFM– Sebuah pabrik pengolahan tahu milik Sutrisno di Dusun Corahmulyo, Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, terbakar pada Minggu malam (20/7). Kejadian bermula sekitar pukul 23.10 WIB, diduga api yang masih tersisa di tungku kayu merambat ke atap bangunan pabrik seluas 8 × 18 meter, melalap sebagian besar bangunan dan peralatan masak.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, mengatakan penyebab kebakaran diperkirakan terjadi akibat kelalaian tungku kayu yang belum dipadamkan.
Kejadian kebakaran ini diketahui pertamakali oleh Khoirul, seorang warga setempat yang berada tidak jauh dari lokasi. Ia kemudian melaporkan insiden tersebut ke petugas Damkar Trenggalek pada pukul 23.14 WIB. Mendapat laporan kebakaran, petugas langsung menuju lokasi dan tiba tepat pukul 23.24 WIB.
Sebanyak 12 personel petugas dan tiga unit armada—dua mobil pemadam dan satu water supply—diturunkan. Sekitar 7.000 liter air digunakan untuk memadamkan api, dibantu Polsek Tugu, TAGANA, dan warga setempat. Dalam waktu sekitar 30 menit, kobaran api berhasil dipadamkan. Namun, materi benda masih terbakar hingga pukul 23.55 WIB .
Berdasarkan kronologi, tungku kayu yang diduga belum sepenuhnya padam usai proses penggorengan menjadi penyebab utama kebakaran. Pemilik sempat memadamkan tungku sekitar pukul 21.00 WIB, diperkirakan bara api yang tertinggal kembali menyulut api beberapa jam kemudian.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pemilik mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Beberapa aset senilai sekitar Rp 200 juta juga berhasil diselamatkan dari kerusakan yang lebih parah.
Kasatpol PPK Trenggalek mengimbau kepada masyarakat maupun para pemilik usaha rumah tangga untuk selalu memastikan bahwa sumber api dalam keadaan benar-benar padam setelah digunakan. Hal itu sebagai upaya pencegahan kebakaran agar kejadian serupa tak terulang lagi dikemudian hari.