Ketua Pansus IV DPRD Berharap, ASN Trenggalek Bisa Merubah Budaya Jelek dan Lebih Mencintai Hasil Produk Lokal

Ketua Pansus IV DPRD Trenggalek, Sukarodin (Tengah) saat pimpin rapat kerja dengan eksekutiv di aula rapat gedung DPRD Trenggalek, Jum'at (22/04/2022). Foto : Anggar Pito/Radio Boss

Radiobossfm.net,TRENGGALEK- Pansus IV menggelar rapat kerja dalam rangka pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Trenggalek Tahun Anggaran 2021, di aula rapat gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Jumat (22/4/2022).

Ketua Pansus IV, Sukarodin, dikonfirmasi usai memimpin rapat mengatakan, dalam rapat hari ini pihaknya di Pansus IV meminta masukan dari pihak eksekutif yang berkaitan dengan penyusunan rekomendasi hasil pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2021. Terkait rekomendasi sendiri lanjut Sukarodin, tidak mungkin disampaikan saat ini, sebab rapat hari ini sifatnya masih meminta masukan eksekutif.

“Karena yang tahu permasalahan atau indikator yang tidak berhasil itu adalah eksekutif, tentu permasalahannya apa dan di mana, itu yang mengerti juga eksekutif,” ucapnya.

Pihaknya menambahkan, Pansus IV akan maraton bekerja dengan pola yang telah disepakati bersama yaitu dengan pola daring. “Karena di sela sela kesibukan dan rapat itu nanti akan dilakukan oleh Pansus dengan pola daring,” imbuhnya.

Dari hasil rapat kerja kali ini ada beberapa hal ataupun perkembangan yang perlu adanya suatu kebijakan yang bersifat ekstra. Diantaranya berkaitan dengan laju perekonomian atau laporan perubahan ekuitas (LPE). Permasalahan ini menurut Sukarodin dianggap serius karena menyangkut budaya.

“Perekonomian kita di Trenggalek ini relatif agak tertatih-tatih dikarenakan bukan karena kesalahan dari Pemerintah saja, sebab disisi lain juga dari masyarakat kita. Budaya rakyat kita ini ada beberapa hal yang perlu dibenahi, contohnya masyarakat kita lebih bangga cari makan maupun belanja keluar kota, tapi sebalik nya orang luar kota ada gak yang belanja di Trenggalek,” ungkapnya.

Politisi dari PKB ini menambahkan, bahwa cara untuk merubah budaya masyarakat ini juga harus melibatkan ASN dengan cara memberi contoh yang benar dengan cara mencintai produk lokal Trenggalek.

“Coba anda lihat di rumah makan yang ada di Trenggalek, ASN kita sudah terbiasa makan di Trenggalek apa belum, lebih suka makan diluar Trenggalek apa lebih suka di Trenggalek. Belum ngomongin yang lain, berobat atau hal yang macam-macam lainnya,” tanya balik Sukarodin pada awak media.

Ketua Pansus IV ini menegaskan, dengan adanya budaya jelek yang sudah lama berkembang di kalangan masyarakat maupun ASN di Trenggalek selama ini, maka laju perekonomian Trenggalek tidak akan berkembang. (pit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami
1
Hubungi Kami
Scan the code
Hallo Radio BOSS FM