Bupati Trenggalek Menyambut Hafizah Asal Trenggalek, Peraih Juara MTQ Tingkat Internasional

Hafizah Dewi Yukha Nida, Juara I Internasiomal, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) the 4th Holy Qur'an Recitation Competition, saat menghadiri undangan Bupati Trenggalek, Moch Nur Arifin di Pendapa Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Selasa (24/5/2022). Foto :Anggar Pito

TRENGGALEK– Dewi Yukha Nida, hafizah asal Trenggalek, Jawa Timur, berhasil meraih juara pertama pada ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) the 4th Holy Qur’an Recitation Competition yang digelar di Kazan, Republik Tatarsatan, Federasi Rusia.

Atas prestasi internasional yang diraih, Ning Nida sapaan akrabnya, mendapatkan apresiasi dari Pemkab Trenggalek dengan di undang secara khusus oleh Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, di Pendapa Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, pada Selasa (24/5/2022).

Kompetisi tingkat dunia yang diselenggarakan pada 17-20 Mei 2022 diikuti oleh hafiz dan hafizah dari negara negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Ning nida menyisihkan puluhan kontestan dari berbagai negara lain, hingga berhasil meraih juara satu tingkat dunia.

“Tidak bisa terungkapkan dengan kata-kata, karena memang sebenarnya perjuangan ini bukan dua hasil dari usaha saya sendiri tapi merupakan doa dari orang tua, guru-guru, keluarga saya, santri-santri dan juga semua masyarakat Trenggalek,” ungkapnya.

Dalam proses hingga menjadi juara dunia, Ning Nida mengaku tidaklah mudah. Ia harus menjadi juara pada MTQ di tingkat nasional terlebih dulu yang diadakan oleh pemerintah Indonesia. Setelah meraih juara nasional, selanjutnya ketika ada MTQ tingkat internasional, maka Kemenag RI akan mengirimnya untuk ikut dalam kompetisi.

“Di tingkat nasional sebelumnya saya pernah ikut berkali-kali tidak bisa disebutkan dari 2015 sampai 2020 saya tidak pernah absen mengikuti MTQ,” ujar Ning Nida.

Hafizah asal Trenggalek ini juga menegaskan, dalam mengikuti kompetisi internasional bukan untuk gaya atau menuruti gengsi, melainkan demi menjalankan amanah dan syiar Al-Qur’an.

“MTQ ini bukan untuk gengsi gengsian dan lain-lain, karena memang ini amanah. Jadi saya niati untuk syiar Al-Qur’an terutama saya di daerah Eropa saya bisa mensyiarkan Al-Quran di sana, nanti juga di Indonesia di masyarakat agar masyarakat juga semangat dalam belajar dan menghafalkan Alquran. Semoga bisa menjadi motivasi untuk mereka semua,” tegasnya.

Kedepan, Hafizah Dewi Yukha Nida bertekat lebih gencar lagi dalam menyebarkan ilmunya untuk bisa mencetak lebih banyak lagi generasi penghafalnAl-Quran.

“Saya berharap semoga ada generasi-generasi yang lebih baik lagi terutama di daerah Trenggalek. Otomatis karena kami bercita-cita seperti itu, jadi saya harus memulai dari nol memulai nyimak santri dari juz 1 sampai 30 dulu baru di bina dan di latih,” harapnya.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sangat mengapresiasi atas capaian prestasi salah satu warga Trenggalek yang menjadi juara satu dalam event internasional.

“Nggak bisa berkata kata ya, apalagi Trenggalek namanya mencuat di dunia internasional. Dan ini karena Al-Quran jadi saya sangat terenyuh,”ungkapnya.

Terkait keinginan dari Hafizah Dewi Yukha Nida alias Ning Nida yang ingin melakukan kaderisasi dengan standarisasi hafalan Al-Quran yang proper secara internasional, Bupati mengatakan akan mendukung secara penuh untuk bisa mewujudkan. Pihaknya akan mendiskusikan lebih lanjut dengan bersinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, TPA, TPQ, Madin dan Pesantren yang memiliki potensi.

“Mumpung ada ning Nida disini yang levelnya juara internasional, ini menjadi satu modalitas untuk kita. Semoga kedepan lebih banyak lagi generasi Qurani di Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya. (pit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami
1
Hubungi Kami
Scan the code
Hallo Radio BOSS FM