BOSS FM LIVE
#MenyatukanTrenggalek
👥 LIVE
Berita  

Wapres Gibran Serap 5 Aspirasi Warga Saat Kunjungan ke Trenggalek, Soroti JLS hingga BPJS PBI

Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima keluhan warga di Trenggalek terkait infrastruktur, bendungan, hingga bantuan sosial dan menjanjikan tindak lanjut cepat.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menandatangani dokumen saat kunjungan kerja di Trenggalek, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Kegiatan ini merupakan bagian dari peninjauan proyek sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat setempat.

TRENGGALEK – Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, jadi momen warga menyampaikan langsung berbagai persoalan di daerahnya. Sedikitnya lima isu utama mengemuka, mulai dari infrastruktur hingga bantuan sosial.

Salah satu yang disorot adalah optimalisasi bendungan untuk sektor pertanian. Kepala Desa Karangturi, Puryono, menyebut Bendungan Tugu belum memberikan dampak signifikan bagi petani.

Menurutnya, ketiadaan jaringan irigasi tersier membuat air belum bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk membuka atau memperluas lahan pertanian.

“Dampaknya belum terasa karena belum ada aliran-aliran tersier,” ujar Puryono.

Selain itu, pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) juga masih menjadi pekerjaan rumah. Sekitar 42 kilometer jalan disebut belum tersambung, padahal jalur tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi kawasan pesisir selatan.

Di wilayah timur, pembangunan telah mencapai Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Sementara di sisi barat, jalur masih terhubung hingga perbatasan Kabupaten Pacitan. Adapun ruas yang belum terselesaikan berada di segmen Watulimo–Munjungan dan Munjungan–Panggul.

Tak hanya soal infrastruktur, warga juga menyinggung keterbatasan anggaran desa. Puryono berharap pemerintah pusat dapat menambah alokasi dana untuk desa agar pembangunan dari level bawah tetap berjalan optimal.

“Mohon adanya penambahan program anggaran ke Desa mengingat semangat pembangunan Nasional berawal dari desa,” katanya.

Aspirasi lainnya berkaitan dengan percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan Bendungan Bagong. Warga meminta proses tersebut segera dirampungkan agar proyek tidak tersendat.

Di sisi lain, isu penonaktifan BPJS PBI juga ikut disuarakan. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada masyarakat penerima bantuan.

“Mohon Pak Gibran tindak lanjutnya segera,” ucap Puryono.

Menanggapi berbagai masukan itu, Gibran mengaku sudah sering menerima aspirasi serupa dari kepala desa di berbagai daerah, termasuk melalui media sosial.

“Terima kasih atas masukannya. Saya tadi di Pacitan juga bertemu dengan teman-teman kepala desa. Saya di kantor juga sering menerima beberapa kepala desa melalui sosmed atau yang bersurat juga ada,” kata Gibran.

Ia memastikan pemerintah akan menindaklanjuti seluruh persoalan yang disampaikan, mulai dari infrastruktur hingga program perlindungan sosial.

“KIS PBI, Bendungan Tugu, terus ada beberapa ruas jalan sekitar 42 kilo tadi yang belum tersambung nanti akan kita segera tindak lanjuti. Termasuk juga masalah yang ada di sini terkait dengan pembebasan lahan, nanti akan kita segera carikan solusi terbaiknya,” tegasnya.

Dalam agenda tersebut, Gibran juga meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bagong. Ia didampingi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.

RATECARD UMKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *